Tampilkan postingan dengan label akhir zaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akhir zaman. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Oktober 2014

Hidup Kudus Di Akhir Zaman



     
Kita sudah sering mendapatkan pengajaran Firman Tuhan mengenai akhir jaman yaitu tentang kedatangan Yuhan Yesus kali yang kedua. Kita semua telah diajarkan bahwa pada saat kedatangan Yesus nanti akan terjadi pengangkatan bagi orang-orang yang percaya kepada Yesus, atau lebih dikenal dengan istilah Rapture. Puji Tuhan, Hollywood pun saat ini sudah mulai menyadari tentang kejadian besar yang akan segera terjadi ini, hal ini dibuktikan dengan diluncurkannya sebuah film yang menceritakan sebuah kejadian besar saat kedatangan Tuhan Yesus kali yang kedua seperti yang dinubuatkan Alkitab. Film berjudul Left Behind ini dibintangi oleh aktor papan atas Hollywood yaitu Nicholas Cage dan menceritakan dengan jelas kondisi dunia sebelum dan setelah terjadinya Rapture. Rapture sendiri berbicara mengenai suatu kejadian yang memiliki dua dampak yaitu 

1    Diangkat ke sorga, bertemu dengan Tuhan Yesus serta orang-orang percaya yang lain, baik yang sudah mati maupun masih hidup dan mengalami proses Rapture. (I Tesalonika 4 : 17)
2    Tertinggal di bumi, mengalami masa Tribulasi dan aniaya besar. Matius 24 : 40 – 41. Bagi orang yang percaya kepda Yesus namun hidupnya jauh dari perintah Tuhan, menjadi Kristen hanya Kristen KTP saja. Yesus yes, tapi dosa jalan terus. Kita tentu tidak mau menjadi bagian dari kelompok ini, karena kelompok ini akan mengalami mengalami ujian yang sangat besar bagi iman mereka, hanya ada dua pilihan yaitu menjadi pengikut iblis, yang berarti mau menerima tanda 666, atau tetap setia dan mengakui Yesus adalah Tuhan tapi dengan konsekuensi yang sangat berat, bisa berupa penyiksaan fisik dan bahkan hingga kematian.

Nah, tentu kita semua ingin menjadi kelompok pertama, yaitu yang diangkat ke Sorga, benar? Ya tentu saja, namun tentu ada syaratnya agar kita bisa menjadi bagian dari kelompok ini, salah satunya adalah Tuhan Yesus meminta kita untuk hidup kudus. Ibrani 12 : 14 – “Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan”. Inti dari ayat ini adalah, jika kita ingin melihat Tuhan (dirapture), maka kita harus menjaga kekudusan hidup kita.

Roma 12 : 1 -2, “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah, apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

Mengapa di Alkitab selalu menekankan kita betapa pentingnya menjaga kekudusan tubuh kita? Jawabannya adalah karena tubuh kita adalah bait Roh Kudus, yang artinya bahwa Roh Kudus itu tinggal dan diam di dalam kita. I Korintus 6 : 19 berkata, “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait roh kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, - dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?” Ya, karena apa yang kita miliki saat ini adalah semuanya milik Tuhan, kecantikan, ketampanan, bahkan kekayaan, itu semua adalah titipan Tuhan yang harus kita jaga sebaik-baiknya.

Menjaga kekudusan tubuh dibedakan menjadi dua bagian yaitu
1    Tubuh Jasmani
Merawat tubuh dengan baik adalah salah satu cara kita menghormati kehadiran Roh Kudus yang diam di dalam tubuh kita. Dengan tubuh yang sehat, bersih, dan terawat akan mencerminkan siapa diri kita. Merawat tubuh bisa dengan berolahraga, makan makanan bergizi, istirahat yang cukup, tidak bertatto, dll.
2    Tubuh Rohani
Tubuh rohani adalah hal yang paling penting yang harus kita rawat dan kita jaga dengan baik. Bagaimana cara merawatnya? Caranya  adalah dengan melengkapi diri kita dengan perlengkapan senjata rohani, yaitu
·  Firman Tuhan. Karena dalam Efesus 6 : 17 berkata, “…dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu Firman Allah”. Dengan rajin membaca, mendengar, mempelajari dan memahami Firman Tuhan akan memberikan kita kekuatan untuk menghadapi muslihat dan tipu daya iblis. Kita jadi bisa membedakan antara apa yang benar dan apa yang tidak benar di hadapan Tuhan. 
·  Doa. Doa membuat kita bisa memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, sehingga kita bisa mengetahui isi hati Tuhan, apa yang Tuhan inginkan dari hidup kita.

Dengan rajin berdoa dan membaca Firman Tuhan membuat iman kita semakin bertumbuh, kita semakin bisa membedakan antara yang baik dan yang tidak baik. Tapi itu semua harus kita lakukan dengan kesungguhan hati, bukan hanya sekedar rutinitas semata. Pada saat ini banyak sekali orang yang kelihatannya begitu “rohani”, terkadang kita bisa melihat status mereka di facebook, twitter, BBM, dll., mereka memuji Tuhan, menyebarkan ayat-ayat Firman Tuhan, tetapi dalam kehidupannya sehari-hari masih sangat jauh dari kehendak Tuhan. Mari kita perbaiki diri kita, jaga kekudusan tubuh kita dan bersiap untuk menantikan kedatangan Tuhan Yesus kali yang kedua. Tuhan Memberkati...

Minggu, 29 Juni 2014

Akhir Zaman - Tanda di Dahi dan Tangan

Kitab Wahyu menubuatkan akan munculnya penguasa dunia yang  kita kenal dengan nama Antikristus. Suatu hari kelak, ia akan mengumumkan  sebuah peraturan bahwa semua orang harus diberi tanda di bagian tangan atau dahinya. Tanpa tanda tersebut, orang tidak dapat berjual beli. Hal tersebut dapat kita baca di dalam kitab Wahyu 13 : 16 - 18 sebagai berikut :

"Dan ia menyebabkan, sehingga kepada setiap orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya dan tidak seorang pun dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting disini adalah hikmat; barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam."

Dahulu orang berpikir bagaimanakan caranya seorang penguasa dapat memaksakan kehendaknya sehingga orang mau diberi tanda pada tangan atau dahinya. Bukannya tanda seperti itu bisa membuat wajah orang menjadi jelek dan tangannya rusak? Namun teknologi microchip dewasa ini memberikan jawaban terhadap keberatan seperti itu. Tanda yang dimaksud dalam kitab Wahyu itu bukan berupa tanda yang dapat dilihat dari luar (jelek), tetapi hanya merupakan microchip yang ditanam di bawah kulit, sehingga sama sekali tidak menggangu kegiatan sehari-hari dan juga tidak tampak jelek dari luar.

Pemakaian microchip seperti itu sudah biasa dilakukan dalam percobaan-percobaan terhadap binatang dengan hasil yang memuaskan, sehingga bukan hal yang sulit untuk diaplikasikan pada manusia. Sekali lagi, apa yang dinubuatkan oleh Alkitab menjadi kenyataan di tengah-tengah masyarakat modern sekarang ini.

Sumber : Buku Embun Surgawi oleh Pdt. Ishak Sugianto

Rabu, 27 November 2013

The Daniel Code - Mengungkap Rahasia Akhir Zaman (Part 2)

Empat binatang yang muncul dari dalam laut

Menyambung tulisan saya sebelumnya The Daniel Code - Mengungkap Rahasia Akhir Zaman (Part 1), maka pada bagian ini saya ingin mengajak para sahabat untuk membahas mengenai penglihatan Daniel mengenai akhir zaman yang tertulis pada kitab Daniel pasal ke-7. Pada pasal tersebut seperti kita ketahui bahwa Daniel mengalami suatu penglihatan mengenai 4 ekor binatang atau lebih tepatnya jika disebut Monster yang keluar dari dalam laut. Laut yang disebutkan disini (Alkitab) adalah laut Mediterania (Laut Tengah), dimana semua peristiwa Alkitab banyak terjadi di sekitar laut ini. Laut yang terus bergelora menggambarkan pergumulan dan pergolakan bangsa-bangsa yang tidak pernah habis sepanjang masa. Empat binatang yang dilihat oleh Daniel adalah :
  1. Binatang pertama - Singa yang mempunyai sayap rajawali yang kemudian sayapnya tercabut. Akibatnya ia terangkat dari tanah dan ditegakkan pada kedua kakinya seperti layaknya manusia. Ini menunjuk pada kerajaan Babil, rajawali menggambarkan sosok raja Nebukadnezar yang akhirnya harus tunduk pada kuasa Tuhan dan harus makan rumput di padang belantara (Daniel 4).
  2. Binatang kedua - Beruang yang berdiri pada sisinya yang sebelah, dan tiga tulang rusuk masih ada di dalam mulutnya diantara giginya. Binatang ini melambangkan kerajaan Madai Parsi. Ketiga tulang rusuk yang berada pada mulutnya melambangkan penaklukan terhadap Babel, Lidia dan Mesir.
  3. Binatang ketiga - Macan tutul berkepala empat dengan empat sayap burung. Binatang ini melambangkan kerajaan Yunani dibawah pemerintahan Alexander The Great yang perluasan wilayahnya begitu pesat dan singkat. Empat kepala menunjuk pada empat kerajaan yang kemudian muncul setelah Alexander meninggal dalam usia muda (33 tahun), dimana keempat jenderalnya yang mewarisi kerajaannya.
  4. Binatang Keempat -  Binatang terkahir ini rupanya sangat mengerikan, dengan gigi besi dan bertanduk sepuluh. Binatang ini melambangkan kerajaan Roma. Monster ini melahap, menghancurkan dan meremukkan dengan kakinya (Daniel 7 : 7). Namun ada sesuatu yang menarik dari binatang ini yaitu tumbuhnya satu tanduk kecil di antara sepuluh tanduk itu yang menyebabkan tiga dari tanduk-tanduk itu tercabut. Pada tanduk kecil itu terdapat mata dan mulut yang menyombong. Kesepuluh tanduk ini selaras dengan sepuluh jari kaki patung pada Daniel 2, dan tanduk kecil yang muncul serta menyombongkan diri tak lain adalah penguasa dunia yang mengerikan yaitu Antikristus - si manusia durhaka 666.
Penjelasan yang diberikan kepada Daniel
Jika kita telaah lebih jauh, maka gambaran Alkitab pada Daniel 7 ini hampir mirip dengan mimpi raja Nebukadnezar pada Daniel 2, hanya ilustrasinya saja yang berbeda. Inti dari kitab Daniel ini bisa kita tarik kesimpulan sebagai berikut :
  • Muncul dan jatuhnya kerajaan-kerajaan dunia mutlak ditentukan oleh kuasa Tuhan, tetapi pada akhirnya yang akan menerima pemerintahan sampai selama-lamanya adalah orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi (Daniel 7 : 18)
  • Kerajaan terakhir sebelum KKKK (Kedatangan Kristus yang Kedua Kali) adalah monster mengerikan yang tak lain adalah Revived Roman Empire yang digambarkan dengan sepuluh tanduk, dimana muncul satu tanduk kecil yang menganiaya orang-orang kudus (Daniel 7 : 21)
  • Bukan itu saja, si tanduk kecil Antikristus ini berusaha mengubah waktu dan hukum selama ia berkuasa yang hanya berusia 3,5 tahun (Daniel 7 : 25)
  • Pada akhirnya kuasa Antikristus akan hancur dan Kerajaan damai sejahtera di bumi akan berada di tangan Yang Lanjut Usianya (istilah untuk Tuhan), yang menghancurkan tanduk kecil itu dan mendirikan kerajaan dimana orang-orang kudus memerintah (Daniel 7 : 21-22, 27).
Relevansi Berita Daniel Code Untuk Kita Saat Ini
Setelah kita menerima berita akhir zaman yang telah kita bahas dalam Daniel 2 dan Daniel 7 ini, apa yang harus kita lakukan supaya hidup kita berkenan di hadapan Tuhan?
  1. Kita harus menjadi jemaat Kristus yang bijaksana - tahu membaca tanda zaman. Dalam Matius 16 :2-3) Tuhan Yesus menegur keras mereka yang tidak bisa membaca tanda-tanda zaman.
  2. Kunci utama kitab Daniel adalah kesalehan membawa perlindungan dan kelepasan. Hal inilah yang harus kita lakukan sebagai umat tebusan Tuhan yang hidup pada akhir zaman.
  3. Nubuat Alkitab membuat kita dapat melihat "finishing touch" Tuhan terhadap semua hal yang terjadi di bumi dan ini membuat hati kita menjadi tenang sebab kita tahu bahwa pada akhirnya Tuhan dan orang-orang benar akan menang dan memerintah bumi. We are the winning team...:)

Selasa, 26 November 2013

The Daniel Code - Mengungkap Rahasia Akhir Zaman (Part 1)

Jika kita berbicara dengan topik mengenai akhir zaman, banyak hal yang langsung nyangkut di kepala kita, biasanya akhir zaman identik dengan kiamat atau orang Kristen banyak yang mengatakan tentang Rapture atau pengangkatan ke sorga. Nah apa yang alkitab ceritakan tentang akhir zaman? Jika bicara tentang akhir zaman, tentu kita tidak boleh mengabaikan sebuah kitab yang secara khusus banyak mengungkap hal-hal yang berkaitan dengan akhir zaman yaitu kitab Daniel yang ditulis sekitar tahun 600 BC atau sekitar 2.600 tahun yang lalu. Di dalam kitab Daniel ini kita bisa mendapatkan kode khusus yang bisa disebut sebagai blue print pembuka tabir akhir zaman yang tadinya masih terselubung.

Kitab Daniel termasuk salah satu kitab yang cukup populer karena di dalamnya banyak kisah-kisah dasyat yang sangat menarik, misalnya kisah tentang Sadrakh, Mesakh, dan Abednego yang dijebloskan ke dalam dapur api, atau kisah Daniel yang dilemparkan ke dalam gua singa. Thema utama dari kitab Daniel ini adalah untuk membuktikan kuasa Tuhan yang begitu mutlak atas pribadi manusia dan bangsa-bangsa di seluruh dunia. Tuhan mampu membangkitkan raja-raja dan juga menjatuhkan mereka. Tuhan berkuasa untuk menyelamatkan umat-Nya dari berbagai situasi yang nampaknya sungguh mustahil.

Tujuan dari kitab Daniel sendiri dapat diringkas menjadi dua kata yaitu Nubuat dan Kesalehan, yang bisa dikatakan sebagai pilar kembar. Orang yang memahami akhir zaman akan hidup dalam kesalehan sebab mengetahui semua yang ada di bumi ini hanya bersifat sementara saja. Dalam kitab Daniel sendiri terdapat dua nubuatan tentang akhir zaman yaitu pada Daniel 2 dan Daniel 7. Pada tulisan yang pertama ini saya ingin mengajak saudara semua untuk membahas tentang kitab Daniel 2 yang berisi tentang mimpi raja Nebukadnezar.

Daniel 2 - Patung Manusia Logam

Patung ini merupakan mimpi dari raja Nebukadnezar yang kemudian oleh Daniel dijelaskan sebagai jalannya sejarah bangsa-bangsa non Yahudi dari zaman Babil sampai pada akhir zaman. Mimpi itu menunjukkan sebuah patung manusia yang kepalanya terbuat dari emas, dadanya terbuat dari perak, perutnya dari tembaga, kakinya dari besi, dan bagian bawah kakinya terbuat dari besi yang dicampur dengan tanah liat. Mari kita lihat satu per satu arti dari patung tersebut :
  • Kepala yang terbuat dari emas menggambarkan kekuasaan kerajaan Babil
  • Dada yang terbuat dari perak menunjukkan kekuasaan kerajaan Madai Parsi
  • Perut yang terbuat dari tembaga menggambarkan kekuasaan kerajaan Yunani, yang dipimpin oleh Alexander Agung).
  • Kaki yang terbuat dari besi menunjukkan kekuasaan kerajaan Roma
  • Bagian kaki bawah yang terbuat dari besi campur tanah liat menggambarkan tentang suatu kerajaan akhir zaman yang akan ditimpa oleh batu besar dari langit yang akhirnya memenuhi seluruh bumi (kerajaan yang tidak akan binasa - ayat 44 - 45).
Saat ini, kita sudah masuk dalam era kerajaan besi campur tanah liat tersebut, bekas kerajaan Romawi yang jaya dahulu muncul kembali dalam bentuk The Revived Roman Empire atau Uni Eropa dengan mata uang Euro sejak tahun 1999. Dengan demikian saat ini yang kita tunggu adalah munculnya batu dari langit yang tak lain adalah KKKK (Kedatangan Kristus yang Kedua Kali) yang akan mendirikan Millenial Kingdom penuh damai sejahtera di bumi.

Pada artikel selanjutnya  The Daniel Code - Mengungkap Rahasia Akhir Zaman (Part 2), kita akan membahas penglihatan Daniel dalam tentang empat binatang yang keluar dari dalam laut.

Senin, 25 November 2013

Mengapa Ada Rapture dan Kapan Rapture Akan Terjadi?

Melanjutkan Artikel saya sebelumnya yaitu tentang Rapture - Pengangkatan ke Sorga, maka pada artikel berikut ini kita akan bahas mengapa harus terjadi Rapture dan kapan waktu itu akan terjadi.

Mengapa Harus Ada Rapture?
Dalam khotbah-Nya tentang akhir zaman, Yesus menjelaskan bahwa akan ada satu masa yang sangat mengerikan menimpa seluruh bumi. Masa ini disebut The Great Tribulation (Masa Kesusahan Besar). "Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dasyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan tidak akan terjadi lagi. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala sesuatu yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat" (Matius 24 : 21 -22).

The Great Tribulation ini akan berlangsung selama 7 (tujuh) tahun dan inilah masa dimana Anti Kristus yang dilatar-belakangi oleh kuasa kegelapan akan menyatakan dirinya. Saat itu juga adalah saat dimana murka Allah dinyatakan dalam bentuk 7 materai, 7 sangkakala, dan 7 cawan (kitab Wahyu). Pertanyaannya : Apakah kita sebagai anak-anak Tuhan yang sudah menjadi milik Kristus akan masuk ke dalam masa yang mengerikan itu?. Jangan kuatir karena jawabannya adalah Tidak!!, Karena Tuhan Yesus menyebut umat tebusan-Nya sebagai "Tubuh Kristus dan Mempelai Kristus" dan kepada Tubuh dan Mempelai-Nya, Ia telah berjanji demikian :
  • Roma 8 : 1 - Mereka yang menjadi milik-Nya tidak akan kena penghukuman lagi
  • 1 Tesalonika 1 : 10 - Yesus datang untuk menyelamatkan milik-Nya dari murka yang akan datang
  • 1 Tesalonika 5 : 9 - Kita tidak ditetapkan untuk ditimpa murka. Tetapi untuk menerima keselamatan oleh Yesus Kristus
Cara yang digunakan oleh Yesus untuk melepaskan milik-Nya dari masa Great Tribulation adalah dengan Rapture atau pengangkatan, yang mana hal tersebut sangat sesuai dengan tata cara pernikahan umat Yahudi dimana mempelai pria datang untuk menjemput mempelai wanita untuk masuk dalam pesta pernikahan yang semarak.

Kapan Rapture Akan Terjadi?
Tuhan Yesus menjelaskan bahwa tidak ada seorangpun yang tahu kapan Rapture akan terjadi, namun kita diajarkan untuk siap sedia dan berjaga-jaga (Matius 24 : 42-44). Dalam rangka berjaga-jaga inilah kita harus menjadi orang percaya yang bijak membaca tanda-tanda zaman. Ada beberapa tanda yang dapat kita kemukakan disini, antara lain :
  1. Tanda pohon ara (bangsa Israel) yang bertunas kembali. Bangsa Israel muncul kembali pada tanggal 14 Mei 1948 dan diiringi dengan munculnya kembali bahasa kuno yang sudah lama mati.
  2. Berkembangnya ilmu pengetahuan secara luar biasa cepatnya, menggenapi penglihatan dari Daniel 12 : 4
Bagaimana Proses Terjadinya Rapture?
Bagian Alkitab yang paling rinci membahas tentang Rapture adalah 1 Tesalonika 4 : 13-18, dimana Rasul Paulus memberikan rincian peristiwa Rapture ini, antara lain :
  1. Tanda pertama diberikan, yaitu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi.
  2. Yesus turun dari Sorga dan siap menyambut mempelai-Nya di awan-awan.
  3. Orang-orang mati yang menjadi milik Kristus dibangkitkan.
  4. Semua orang hidup yang sudah menjadi milik Kristus diangkat ke Sorga.
  5. Terjadi reuni yang dasyat luar biasa, semua orang orang yang menjadi milik Kristus bersuka cita dan bersuka ria sebab akan berada bersama dengan Kristus selama-lamanya.

Rapture - Pengangkatan ke Sorga

Pada saat Yesus terangkat ke Sorga, ada dua orang malaikat yang memberikan kesaksian bahwa Yesus akan datang kembali dengan cara yang sama seperti saat Ia terangkat ke Sorga (Kis. Rasul 1 : 11). Dengan demikian kita menjadi tahu bahwa hal penting selanjutnya yang akan dilakukan oleh Yesus adalah datang kembali ke bumi untuk kedua kalinya (KKKK) yang dalam Titus 2 : 13 terbagi menjadi 2 bagian yaitu :

  • Pertama - The Blessed Hope (Pengharapan kita yang penuh bahagia). Yesus datang di awan-awan yang permai dan mengangkat mempelai Kristus ke Sorga (Rapture).
  • Kedua - The Glorious Appearing (Pernyataan kemuliaan Allah Maha Besar dan Juru Selamat kita Yesus Kristus), untuk mendirikan kerajaan damai 1000 tahun di bumi.
Sesuai judul diatas, maka marilah kita fokuskan perhatian kita pada Kedatangan Kristus Kedua Kalinya (KKKK) bagian yang pertama, yaitu Rapture atau pengangkatan, lalu apakah sebenarnya yang dimaksud dengan "pengangkatan" ini? Pengangkatan adalah suatu peristiwa besar yang akan teradi kemudian ketika Yesus datang dari Sorga untuk menjemput para mempelai-Nya untuk dibawa masuk ke Sorga, yaitu kita semua sebagai anak-anak Tuhan yang percaya dan masih hidup serta suadara-saudara kita yang sudah mati di dalam Tuhan. Namun pertanyaannya, apakah semua orang Kristen akan mengalami Rapture? Jawabannya adalah Tidak

Sangat jelas bahwa peristiwa Rapture bukanlah untuk semua orang yang mengaku dirinya Kristen dan tiap hari minggu rajin ke gereja. Syarat agar bisa menerima Rapture adalah kita harus menjadi orang Kristen yang sudah benar-benar menjadi milik Kristus dan berada di dalam Kristus (in Christ), yang menurut Rasul Paulus dalam Galatia 4 : 9 digambarkan dengan istilah Mereka yang mengenal dan dikenal oleh Kristus sebagai milik-Nya.

Dengan dasar pemikiran ini, maka kita bisa menarik kesimpulan bahwa akan ada yang tertinggal di bumi dan tidak mengalami Rapture. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena kebanyakan dari mereka hanya luarnya saja yang terlihat Kristen alias Kristen KTP, tetapi sebenarnya mereka belum menerima keselamatan dan lahir baru, jadi tentu saja belum menjadi milik Kristus pada waktu kedatangan-Nya. Itulah sebabnya di dalam Matius 24 : 40-41, Yesus memjelaskan mengenai ada yang diangkat dan ada juga yang ditinggalkan. So, pilihan ada di tangan kita, apakah kita mau diangkat atau terpaksa tertinggal di bumi.

Pada artikel selanjutnya Mengapa Ada rapture dan Kapan Rapture Akan Terjadi, kita akan membahas alasan kenapa Tuhan harus mengadakan Rapture dan kapan Rapture itu akan terjadi.