Tampilkan postingan dengan label bethlehem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bethlehem. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Januari 2014

Rencana Allah Yang Besar Untuk Kota Kecil Bethlehem (Part 4)

Ini adalah bagian terakhir dari pengajaran firman Tuhan tentang rencana besar Allah untuk kota kecil Bethlehem. Pada bagian ketiga, Rencana Besar Allah untuk Kota Kecil Bethlehem (Part 3), kita telah belajar bahwa Bethlehem merupakan The power of God's promotion. Sekarang kita belajar rencana Allah yang terakhir, apa itu? Yuk, kita lihat bersama-sama.

Bethlehem - The Power of The Bread of Life
Arti dari nama "Bethlehem" adalah rumah roti, sedangkan arti dari nama "Efrata" adalah berbuah lebat. Dengan kata lain, arti dari nama Bethlehem Efrata adalah rumah roti yang berlimpah-limpah (Mikha 5 : 1). Roti menggambarkan makanan yang merupakan kebutuhan pokok manusia yang sangat penting. Dalam Yohanes 6, tertulis bagaimana Yesus menyatakan kuasa-Nya dengan memberi makan lebih dari 5000 orang hanya melalui 5 ketul roti dan 2 ekor ikan. Tak lama setelahnya, Yesus bersabda : "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa yang percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi." (Yohanes 6 : 35)

Dalam hidupnya manusia selalu lapar dan haus akan sesuatu, dan dunia selalu menawarkan berbagai hal untuk penawar rasa lapar dan dahaga itu. Hanya saja sayangnya, apa yang dunia tawarkan tidak bisa untuk memuaskan lapar dan dahaga manusia dalam arti yang sebenarnya. Ahli matematika Perancis, Blaise Pascal pernah berkata, "Dalam hati manusia ada satu tempat kosong yang tidak bisa diisi oleh harta benda dan kesenangan duniawi. Vacuum hati itu hanya bisa diisi dengan Roti dan Air Hidup dari Sorga yang hanya ada di dalam diri Yesus, Savior of The World. Bethlehem mengingatkan kita tentang "The power of bread of life" yang bisa membuat hati manusia menjadi tenang, teduh dan dipuaskan.

Sumber : Khotbah Bpk. Pdt. Larry Nathan Kurniadi, M.A. pada acara ibadah Minggu, 22 Desember 2013 di GBI Aletheia Yogyakarta. 

Minggu, 29 Desember 2013

Rencana Allah Yang Besar Untuk Kota Kecil Bethlehem (Part 3)

Melanjutkan artikel saya sebelumnya, yaitu Rencana Allah Yang Besar Untuk Kota Kecil Bethlehem (Part 2), hari ini kita akan belajar rencana besar Allah yang lainnya untuk kota kecil Bethlehem. Rencana tersebut adalah,

Bethlehem - The Power of God's Promotion
Di bagian pertama, Bethlehem menjadi tempat persinggahan Yakub dan istrinya, sedangkan pada bagian kedua merupakan tempat dimana Rut mendapatkan breakthrough dengan menikah dengan Boaz dan menjadi cikal bakal dari Tuhan Yesus. Pada bagian ini kita juga akan mengetahui bahwa Bethlehem ternyata adalah tempat kelahiran Raja Daud, raja Israel yang paling utama. Pada waktu itu, Tuhan mengutus nabi Samuel untuk pergi ke Bethlehem dan mencari anak Isai karena Tuhan telah menetapkan bahwa salah seorang anaknya akan diurapi menjadi seorang raja di Israel.

Isai memiliki 8 orang anak laki-laki, 7 orang pertama diajukan oleh Isai ke hadapan Samuel, namun satu per satu ditolak oleh Tuhan. Samuel bertanya apakah Isai masih memiliki anak laki-laki yang lain? Dan Isai menjawab bahwa sebenarnya masih ada satu yaitu yang bungsu, tetapi Isai merasa tidak perlu memanggilnya karena usia Daud masih terlalu muda dan tidak diperhitungkan sama sekali. Namun dengan tegas nabi Samuel menyatakan bahwa anak muda tersebut haruslah dipanggil, dan ternyata benar bahwa Daud adalah orang yang dipilih Tuhan dan akhirnya menerima pengurapan khusus sebagai raja, di tengah-tengah saudaranya (1 Samuel 16 : 13).

Pengurapan inilah yang akhirnya memampukan Daud untuk maju melawan raksasa Goliat dan mengalahkannya sehingga namanya menjadi termasyhur sebagai pahlawan nasional. Dari peristiwa ini, kita bia melihat bahwa Bethlehem menunjuk pada kuasa Tuhan yang menyatakan bahwa Ia sanggup mengubah Daud yang lemah dan tidak diperhitungkan oleh orang tuanya (Mazmur 27 : 10) - menjadi seorang yang penuh wibawa dan seorang raja Israel yang paling besar.

Mazmur 75 : 7 - 8 berkata sbb, "Sebab bukan dari timur atau dari barat dan bukan dari padang gurun datangnya peninggian (promotion) itu, tetapi Allah adalah Hakim : direndahkan-Nya yang satu dan ditinggikan-Nya yang lain." Disini Bethlehem mengingatkan kita tentang "The power of God's promotion".

Hari ini kita belajar satu lagi rencana besar Allah terhadap kota kecil Bethlehem, pada artikel berikutnya dan yang terakhir Rencana Allah Yang Besar Untuk Kota Kecil Bethlehem (Part 4) kita akan belajar rencana besar lain yang disiapkan Allah Bapa untuk Bethlehem.

Sumber : Khotbah Bpk. Pdt. Larry Nathan Kurniadi, M.A. pada acara ibadah Minggu, 22 Desember 2013 di GBI Aletheia Yogyakarta.  

Minggu, 22 Desember 2013

Rencana Allah Yang Besar Untuk Kota Kecil Bethlehem (Part 1)

Saat ini kita mulai memasuki periode Natal. Bulan ini cukup sibuk bagi kita semua yang terlibat dalam berbagai kegiatan di Gereja. Masih berkaitan dengan artikel-artikel saya sebelumnya yang membahas tentang kelahiran Yesus, kali ini saya masih ingin menulis berbagai artikel tentang hal-hal yang terjadi seputar hari Natal. Natal sangat identik dengan peristiwa kelahiran Tuhan Yesus ke dunia pada sekitar 2000 tahun yang lalu. Peristiwa Natal juga sangat erat kaitannya dengan Bethlehem, sebuah kota kecil tempat dimana Yesus dilahirkan.

Dalam nubuatannya sekitar 700 tahun sebelum Natal, Nabi Mikha berkata, "Tetapi engkau, hai Bethlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala." (Mikha 5 : 1). Dalam ayat ini sangat jelas sekali jika Nabi Mikha menyatakan bahwa Bethlehem adalah sebuah kota kecil yang kemudian menerima anugerah yang sangat besar, karena menjadi tempat kelahiran juru selamat dunia.

Bethlehem adalah sebuah kota kecil yang jaraknya hanya sekitar 10 kilometer dari Yerusalem. Pada zaman kelahiran Yesus, penduduknya sangat sedikit, tercatat hanya beberapa ratus orang saja. Namun melalui tempat yang kecil ini, ternyata Allah telah menyiapkan sebuah rencana yang besar untuk seluruh umat manusia. Apa saja rencana besar tersebut? Mari bersama-sama kita belajar tentang rencana besar Allah terhadap kota ini.

Bethlehem - The Power of God's Transformation
Nama Betlehem untuk pertama kalinya muncul dalam Alkitab yaitu pada kitab Kejadian 35 : 16 - 20. Pada saat itu dikisahkan Yakub bersama-sama dengan keluarganya sedang dalam perjalanan hingga mencapai daerah Efrata, tiba-tiba saja istri dari Yakub, yaitu Rahel, merasakah sakit dan merasa hendak bersalin. Setelah melalui perjuangan yang keras dan penderitaan yang sangat berat, akhirnya Rahel berhasil melahirkan anaknya, yang kemudian anak tersebut diberikan nama Ben-oni (son of my sorrow), yang kira-kira artinya adalah anak dari penderitaanku. Setelah melahirkan, tidak lama kemudian Rahel meninggal dunia dan dimakamkan di daerah Bethlehem. Karena merasa tidak cocok dengan nama anaknya tersebut, maka akhirnya Yakub mengubah nama Ben-oni menjadi Benyamin (son of my right hand) yang kira-kira artinya adalah anak yang menjadi kebanggaanku/kepercayaanku.

Peristiwa di Bethlehem ini suatu typology dari apa yang dialami oleh Yesus. Dalam Yesaya 53 : 1 - 3, Yesus digambarkan sebagai "a man of sorrows' karena penderitaan luar biasa yang dialami oleh Yesus dengan puncaknya adalah kematian-Nya diatas kayu salib. Namun, kita sebagai orang percaya tahu bahwa penderitaan-Nya tersebut merupakan suatu jalan untuk kemenangan yang luar biasa, dimana pada akhirnya Tuhan Yesus bangkit, naik ke sorga dan ditinggikan begitu rupa sehingga Ia duduk di sebelah kanan Allah Bapa (Son of God's right hand) - Lihat Markus 14 : 62. hal ini menunjukkan bahwa Yesus memiliki full power dan full authority sebagai Allah yang Maha Kuasa. Dengan demikian Bethlehem mengingatkan kita tentang "The power of transformation' yang Yesus lakukan untuk mengubah sorrow (kesedihan/penderitaan) menjadi suatu kemenangan yang luar biasa.

Hari ini kita belajar satu rencana besar Allah terhadap kota kecil Bethlehem, pada artikel berikutnya Rencana Allah Yang Besar Untuk Kota Kecil Bethlehem (Part 2) kita akan belajar rencana besar lain yang disiapkan Allah Bapa untuk Bethlehem.


Sumber : Khotbah Bpk. Pdt. Larry Nathan Kurniadi, M.A. pada acara ibadah Minggu, 22 Desember 2013 di GBI Aletheia Yogyakarta.