Tampilkan postingan dengan label surat yudas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label surat yudas. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Januari 2014

The Greatest Promise in The Bible (Part 3)

Artikel ini merupakan bagian terakhir dari pengajaran firman Tuhan tentang The Greatest Promise in The Bible. Pada artikel sebelumnya The Greatest Promise in The Bible (Part 2), kita telah belajar bagaimana "Dia" berkuasa menjaga kita agar jangan tersandung. Melengkapi bagian dari surat Yudas ayat 24-25, "Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya, Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin." Mari kita lihat bagian dari ayat ini lebih detail.

Akhirnya DIA Membawa Kita Dengan Tidak Bernoda dan Penuh Kegembiraan di Hadapan Bapa
Hasil akhir dari janji Tuhan ini sungguh luar biasa, Yesus membawa kita dalam keadaan Tidak Bernoda di hadapan Bapa di sorga, janji ini sungguh-sungguh membawa penghiburan yang luar biasa. Pada saatnya kelak kita harus bertemu dengan Tuhan, maka saat itu kita dalam keadaan Tidak Bernoda, Tidak Bercela, alias suci murni seutuhnya. Kolose 1 : 22 menjelaskan bahwa Yesus menempatkan kita kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya. Hal ini bisa terjadi karena pengorbanan Yesus di atas kayu salib Golgotha. Kita bisa menjadi bersih dan tak bernoda dikarenakan telah dibasuh dengan darah-Nya yang tercurah di Kalvari dan memakai jubah kebenaran Kristus yang putih bersih. Hal ini bisa terjadi semata-mata karena Anugerah (Charis/Grace), dan bukan karena kebaikan dan kekuatan kita sendiri yang tidak ada artinya sama sekali di hadapan Bapa.

Kepanjangan GRACE = God's Riches at Christ's Expense (Kekayaan Allah kita terima karena Yesus telah membayar semuanya untuk kita).
- Ibrani 10 : 17 ; Menyatakan bahwa dosa-dosa kita telah diampuni dan dilupakan oleh Bapa
- 1 Yohanes 2 : 1 ; Menyatakan bahwa Yesus menjadi pengantara kita di sorga. Kata yang digunakan disini adalah "Parakletos" atau Dia yang dipanggil mendekat untuk membela kita. Satu kebenaran lagi yang dinyatakan dalam Yudas 24 ini - "penuh kegembiraan di hadapan Bapa", artinya bahwa akan ada kegembiraan dan sukacita yang teramat sangat besar pada saat itu. Siapa saja yang bersuka cita pada saat itu? yang bersuka cita adalah antara lain :
  • Para malaikat yang diutus untuk melayani tiap pewaris keselamatan selama hidup di bumi. Ingat ayat dalam Lukas 15 : 11, dikatakan bahwa malaikat-malaikat Allah akan bersuka cita karena ada satu orang berdosa yang bertobat.
  • Bapa yang di sorga memberi kita ucapan Welcome Home dengan penuh sukacita.
  • Roh Kudus sebagai oknum ke-tiga dari Holy Trinity ikut bersuka cita karena tidak seorangpun bisa percaya kepada Yesus tanpa karya dari Roh Kudus.
  • Tuhan Yesus bersuka cita karena Ia sendiri melihat bagaimana karya-Nya begitu nyata dalam hidup kita.
Sebab itulah, jika waktunya kita untuk bertemu dengan Tuhan telah tiba, anytime and anyplace, kita tidak perlu lagi takut dan gentar, percayalah pada surat Yudas ayat 24, The Greatest Promise in The Bible ini dan kita boleh menikmati masa kekal penuh bahagia bersama our Savior, Jesus Christ. Soli Deo Gloria. Amen and amen.

Sumber : Khotbah Bpk. Pdt. Larry Nathan Kurniadi, M.A. pada acara ibadah Minggu, 29 Desember 2013 di GBI Aletheia Yogyakarta.  

Kamis, 02 Januari 2014

The Greatest Promise in The Bible (Part 2)

Shalom sobat, hari ini saya ingin melanjutkan artikel saya sebelumnya yaitu The Greatest Promise in The Bible (Part 1). Kemarin kita telah belajar bagian pertama dari Surat Yudas ayat 24 - 25 tentang "DIA", bagian selanjutnya dari ayat tersebut menyebutkan "Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya, Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin." Mari kita lihat bersama-sama.

Berkuasa Menjaga Jangan Tersandung
Di dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, tampak jelas menyatakan bahwa pribadi "Dia" yang dinyatakan dalam surat Yudas ayat 24 ini benar-benar memiliki kemampuan yang dasyat dan supranatural. Karena itulah kita sebagai anak-anak Tuhan sungguh percaya bahwa "Dia" sepenuhnya berkuasa atas segalanya. Pertanyaannya adalah berkuasa untuk apa? Berkuasa untuk menjaga supaya kita jangan sampai jatuh tersandung. Secara alamiah adalah akibat perbuatan dosa, kita sebagai manusia begitu penuh dengan kelemahan dan mudah sekali "jatuh tersandung" karena berbagai hal. Namun dalam surat Yudas ayat 24 ini memberikan sebuah janji dan sekaligus jaminan yang sangat luar biasa :
  • Walaupun kita jauh dari sempurna, Tuhan Yesus tidak pernah melepaskan kita dari Anugerah-Nya, genggaman tangan-Nya, kasih-Nya, janji-Nya dan hati-Nya. "Dan Aku akan memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar daripada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa." (Yohanes 10 : 28 - 29)
  • Sekali kita diadopsi sebagai anak Allah, Tuhan Yesus akan menjaga dan memelihara kita untuk tetap menjadi anak Allah sampai pada akhirnya. "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya." (Yohanes 1 : 12)
  • Ya, kadangkala memang iman kita bisa goyah, namun Yesus sanggup menjaga kita supaya tidak akan pernah jatuh keluar dari jalur iman. Ia menyertai kita dengan janji yang begitu luar biasa. "Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman : "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." (Ibrani 13 : 5)

Untuk selanjutnya kita akan kupas bagian terakhir dari surat Yudas ayat 24-25 yaitu - Akhirnya Dia membawa kita dengan tidak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan Bapa.


Sumber : Khotbah Bpk. Pdt. Larry Nathan Kurniadi, M.A. pada acara ibadah Minggu, 29 Desember 2013 di GBI Aletheia Yogyakarta.  

Rabu, 01 Januari 2014

The Greatest Promise in The Bible (Part 1)

Shalom sobat semua, ini hari pertama kita di tahun 2014, banyak hal yang telah kita lalui sepanjang tahun 2013 yang lalu, ada yang membahagiakan namun ada juga yang kurang membahagiakan. Mari saya ajak sobat semua untuk menutup tahun 2013 dan menatap tahun 2014 dengan sikap hati yang optimis. Kita harus percaya jika sepanjang tahun 2013, Tuhan telah memelihara dan menjaga kita dengan luar biasa, maka di tahun 2014 ini pemeliharaan Tuhan pun akan semakin sempurna dalam kehidupan kita. Tahun 2014 sudah mulai kita jalani, ada dua hal yang suka atau tidak suka harus kita jalani dalam tahun ini yaitu usia pasti bertambah satu tahun lagi, dan tahun yang baru juga berarti saat perjumpaan kita dengan Tuhan Yesus Kristus menjadi semakin dekat, baik melalui kejadian Rapture ataupun dipanggilnya nama kita untuk pulang ke sorga.

Pertemuan dengan Tuhan, Sang Pencipta kita, jika direnungkan dengan baik maka akan membuat kita menjadi gentar hati. Mengapa? Karena kita sadar dan mengerti sepenuhnya betapa hidup kita sangat jauh dari standard kekudusan yang ditetapkan Tuhan. Dosa turunan dan dosa-dosa yang kita lakukan sepanjang hidup kita sangatlah banyak dan tak terhitung lagi jumlahnya, jadi kalau tiba saatnya kita harus bertemu dengan Tuhan, bukankah ini akan menjadi sangat mengerikan? Kita yang begitu kotor dan penuh dengan dosa ini harus bertemu dengan Tuhan yang Maha Suci, jelas kebinasaan di api neraka yang kekal pastilah menjadi bagian kita. Namun kita sebagai orang-orang percaya tidak perlu kuatir karena ada The Greatest Promise in The Bible yang dapat menghibur dan menenangkan hati kita.

Janji dasyat ini datang dari surat Yudas 1 : 24 - 25, "Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya, Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin." Yudas disini bukanlah Yudas Iskariot, tetapi Yudas saudara Yakobus yang menjadi saudara Yesus (Matius 13 : 55). Ayat yang diilhamkan oleh Roh Kudus kepada Yudas kurang lebih 80 AD ini merupakan Good News buat kita semua sebab berita yang terkandung di dalamnya membuat hati kita tidak perlu takut dan gemetar lagi untuk menghadapi pertemuan dengan Sang Pencipta yang tidak bisa kita hindari. Mengapa bisa demikian? Mari saya ajak sobat semua untuk membuka ayat ini dengan teliti tiap-tiap bagiannya.

Bagi DIA
Siapakah yang dimaksud dengan Dia pada ayat ini? Apakah dia seorang raja mulia, seorang panglima terkenal atau juga mungkin seorang multi milyarder dollar yang sangat termashyur? Bukan! Dia yang dimaksudkan disini adalah Yesus, Sang Juruselamat dunia. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat lebih lanjut tentang "Dia" ini..

Di Dalam Perjanjian Lama
- Dia adalah Jehovah Jireh = Tuhan yang menyediakan (Kejadian 22 : 14)
- Dia adalah The Great I Am (Aku adalah Aku) - yang ada sejak kekal sampai kekal (Keluaran 3 : 14)
- Dia adalah Jehovah Rapha, Tuhan yang menyembuhkan (Keluaran 15 : 26)
- Dia adalah Jehovah Shalom yang memberikan keselamatan dan sejahtera (Hakim-hakim 6 : 24)

Di Dalam Perjanjian Baru
- Dia adalah Juruselamat yang mau mati buat kita ketika kita masih berada dalam keadaan berdosa, apalagi setelah kita mau percaya, pasti Dia mau menyelamatkan (Roma 5 : 8 - 9)
- Dia adalah Gembala yang baik, yang tidak akan membiarkan satu domba-Nya hilang (Yohanes 10 : 14)
- Dia adalah Allah yang telah memilih kita sebelum dunia diciptakan (Efesus 1 : 4)
- Dia adalah Pribadi yang menyempurnakan apa yang sudah Ia mulai (Filipi 1 : 6)

Hari ini kita baru belajar siapakah "Dia", besok saya akan ajak sobat untuk mengupas bagian-bagian yang lain dari Surat Yudas ayat 24-25 yaitu
- Berkuasa menjaga agar jangan tersandung
- Akhirnya Dia membawa kita dengan tidak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan Bapa


Sumber : Khotbah Bpk. Pdt. Larry Nathan Kurniadi, M.A. pada acara ibadah Minggu, 29 Desember 2013 di GBI Aletheia Yogyakarta