Saat kita berkata bahwa keselamatan yang kita terima adalah semata-mata karena Anugerah Tuhan, bukan akibat sebab perbuatan kita, maka banyak orang akan berkata, "Enak banget jadi orang Kristen, ke gereja cuma seminggu sekali, tidak kebanyakan aturan, gak harus sibuk mengumpulkan pahala, sudah dapat jaminan masuk surga. Dasar bodoh, mau-maunya percaya doktrin gituan, kalau kita tidak banyak-banyak berbuat baik, mana bisa kita masuk surga."
Sekarang dipikir, kalau kita mau hitung-hitungan dosa dan pahala, kira2 berat yang mana, dosa atau pahala kita? Jelas jauh lebih berat dosa kita, bukan? sehingga kalau aturannya adalah "neraca dosa" maka sudah pasti kita semua akan dilemparkan ke dalam api neraka. Oleh karena itulah Tuhan memberikan solusi kepada kita, sebuah rencana indah yang Tuhan sediakan yaitu penumpahan darah oleh Yesus diatas kayu salib Golgota sebagai penebusan semua dosa-dosa manusia. Kita akan menerima anugerah keselamatan tersebut dengan syarat "percaya kepada Yesus" sebagai Tuhan dan Juru Selamat kita semua.
Lalu orang akan berkata lagi, "Masa hanya dengan percaya saja bisa selamat, enak banget?". Ya, Tuhan memang hanya meminta kita "percaya kepada-Nya", tapi apakah kita tahu makna dan konsekuensi dari "percaya" tersebut? Bukan berarti kita hanya cukup berkata bahwa kita percaya, lalu kita berbuat dosa seenaknya. Konsekuensi dari "percaya" diatas adalah kita harus bisa hidup seturut dengan kehendak Kristus, kita harus bisa menunjukkan bahwa Kristus hidup di dalam hati kita. Jika kita berbuat baik, beramal, bersedekah, berpuasa, dll. itu bukanlah untuk mengumpulkan pahala agar kita diselamatkan, melainkan sebagai ucapan syukur kepada Tuhan bahwa hidup kita telah diselamatkan oleh-Nya.
Disinilah letak point pentingnya yaitu Menjalani Hidup Dengan Baik Bukan Untuk Diselamatkan, Melainkan Sebagai Ucapan Syukur Karena Telah Diselamatkan. GBU
Tampilkan postingan dengan label anugerah keselamatan gratis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anugerah keselamatan gratis. Tampilkan semua postingan
Kamis, 18 Desember 2014
Senin, 13 Oktober 2014
Anugerah Keselamatan Kekal Itu Gratis
Pada suatu ketika diadakan operasi katarak secara gratis yang dilakukan oleh beberapa gereja yang bekerja sama dengan beberapa lembaga dari daerah setempat. Selain mendapatkan operasi gratis, pasien juga mendapatkan ongkos untuk transportasinya. Yang unik adalah sebagian besar dari pasien tidak percaya jika operasi katarak tersebut benar-benar gratis, mereka bertanya-tanya apakah ada syarat-syarat lain yang harus mereka penuhi, termasuk apakah mereka harus membayar sejumlah uang sekedar sebagai uang lelah bagi para relawan yang telah terlibat di dalam acara tersebut.
Hal yang hampir sama dapat kita temukan di dalam kasus yang berkaitan dengan anugerah keselamatan kekal yang diberikan oleh Yesus melalui pengorbanan-Nya di atas kayu salib. Kita selalu bertanya, apakah ini benar-benar gratis? Jawabannya adalah Ya, ini gratis..tis. Kita hanya perlu percaya kepada-Nya saja. Percaya atau beriman berarti sepakat bahwa kita tidak dapat mengatasi dosa dengan kekuatan kita sendiri, melainkan cukup dengan menerima penebusan Yesus yang sempurna. Hanya itu saja. Kita tidak perlu "membayar" penebusan-Nya itu dengan perbuatan baik atau membayar sejumlah uang dan harta benda yang kita miliki. Penebusan-Nya sudah cukup untuk menyelamatkan kita semua, melepaskan kita dari kuasa dosa dan memberikan kita kehidupan baru bersama dengan Dia. Karena keselamatan merupakan pemberian, kita tidak dapat menyombongkannya, namun kita dapat merayakannya.
"Sebab karena anugerah kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalam-Nya." (Efesus 2 : 8-10).
Bagaimana dengan kita? semoga kita tidak termasuk dalam kelompok yang berusaha menambahkan anugerah keselamatan dengan perbuatan tertentu. Kita hanya perlu menerima anugerah Allah dengan rasa syukur, lalu menanggapinya dengan menjalani hidup baru yang dikaruniakan-Nya. Kehidupan baru yang kita miliki bersama dengan Dia akan mengubahkan karakter dan gaya hidup yang kita miliki saat ini, dan kita akan memiliki identitas baru di dalam Kristus. Perbuatan baik bukan lagi digunakan untuk meraih keselamatan, namun sebagai ucapan syukur karena kita telah diselamatkan. Persembahan bukanlah harga atau uang yang harus kita bayar untuk keselamatan kita, melainkan sebagai ucapan syukur dan bukti bahwa kita lebih mengasihi Tuhan dibandingkan harta duniawi yang kita miliki saat ini.
Hal yang hampir sama dapat kita temukan di dalam kasus yang berkaitan dengan anugerah keselamatan kekal yang diberikan oleh Yesus melalui pengorbanan-Nya di atas kayu salib. Kita selalu bertanya, apakah ini benar-benar gratis? Jawabannya adalah Ya, ini gratis..tis. Kita hanya perlu percaya kepada-Nya saja. Percaya atau beriman berarti sepakat bahwa kita tidak dapat mengatasi dosa dengan kekuatan kita sendiri, melainkan cukup dengan menerima penebusan Yesus yang sempurna. Hanya itu saja. Kita tidak perlu "membayar" penebusan-Nya itu dengan perbuatan baik atau membayar sejumlah uang dan harta benda yang kita miliki. Penebusan-Nya sudah cukup untuk menyelamatkan kita semua, melepaskan kita dari kuasa dosa dan memberikan kita kehidupan baru bersama dengan Dia. Karena keselamatan merupakan pemberian, kita tidak dapat menyombongkannya, namun kita dapat merayakannya.
"Sebab karena anugerah kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalam-Nya." (Efesus 2 : 8-10).
Bagaimana dengan kita? semoga kita tidak termasuk dalam kelompok yang berusaha menambahkan anugerah keselamatan dengan perbuatan tertentu. Kita hanya perlu menerima anugerah Allah dengan rasa syukur, lalu menanggapinya dengan menjalani hidup baru yang dikaruniakan-Nya. Kehidupan baru yang kita miliki bersama dengan Dia akan mengubahkan karakter dan gaya hidup yang kita miliki saat ini, dan kita akan memiliki identitas baru di dalam Kristus. Perbuatan baik bukan lagi digunakan untuk meraih keselamatan, namun sebagai ucapan syukur karena kita telah diselamatkan. Persembahan bukanlah harga atau uang yang harus kita bayar untuk keselamatan kita, melainkan sebagai ucapan syukur dan bukti bahwa kita lebih mengasihi Tuhan dibandingkan harta duniawi yang kita miliki saat ini.
Langganan:
Postingan (Atom)
