Senin, 21 April 2014

Paskah - Karya Terbesar dari Allah untuk Umat Manusia

Shalom sobat, saya beserta seluruh keluarga mengucapkan Selamat Paskah buat sobat semuanya. Hari ini Yesus telah bangkit, Dia telah mengalahkan maut demi kita semua. Pada hari Jumat Agung kemarin kita telah memperingati peristiwa kematian Yesus di kayu salib Golgotha, dan sesuai dengan janji yang telah Dia ucapkan sebelumnya, bahwa Dia akan bangkit pada hari yang ketiga. Di berbagai gereja banyak diadakan acara untuk memperingati peristiwa penyaliban maupun kebangkitan ini, tidak terkecuali di GBI Aletheia Yogyakarta yang juga menyuguhkan drama proses penyaliban pada hari jumat kemarin, dan drama kebangkitan Yesus pada hari ini.

Kita harus mengambil hikmah dari peristiwa pengorbanan Yesus ini. Karena begitu besarnya kasih Allah pada kita sehingga Ia rela turun ke dunia yang fana, dihina, disiksa, dan disalibkan hanya demi untuk menebus semua dosa-dosa kita. Ia menebus kita bukan dengan barang yang fana, bukan dengan emas ataupun perak, namun dengan darah-Nya yang begitu mahal. Sehingga melalui pengorbanan-Nya kita semua memperoleh Anugerah keselamatan kekal. So...kita tidak boleh menyianyiakan pengorbanan-Nya yang begitu luar biasa ini. Kita tidak boleh lagi hidup dengan cara hidup yang lama, yang selalu mengikuti keinginan duniawi. Kita harus sungguh-sungguh bertobat dan berpaling dari cara hidup yang lama dan menuju hidup baru yang penuh kemenangan bersama Yesus.

Ikut Yesus memang tidak mudah, karena ada "harga" yang harus dibayar unuk setiap keputusan mengikuti Yesus. Namun semuanya itu tidak ada artinya dibandingkan dengan janji keselamatan dan kehidupan kekal yang telah Tuhan sediakan. Nah, pada kesempatan ini saya ingin mengajak sobat semua untuk kita mengoreksi pribadi kita masing-masing, apakah kita semua sudah menghargai pengorbanan Tuhan Yesus dengan cara hidup kita saat ini? Jika belum, segeralah bertobat karena Kedatangan Kristus Kedua Kali (KKKK) sudah semakin dekat, jangan sampai kita tertinggal pada saat Rapture nanti. Tuhan memberkati...

Selamat Paskah
Dedy Liem

Jumat, 18 April 2014

Paskah Bersama Dengan Jeffry S. Tjandra di GBI Aletheia Yogyakarta

Shalom sobat yang saya kasihi di dalam Yesus, bagaimana kabar hari ini? tentu sobat semua menikmati hari libur di hari ini bukan? dan apakah sobat semua sudah ke gereja untuk merayakan hari Paskah? Karena hari ini adalah hari yang sangat bersejarah, dimana Tuhan Yesus yang turun ke dunia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk mati di kayu salib demi menebus dosa-dosa kita.

Mundur sedikit ke belakang, saya ingin berbagi tentang kegiatan saya dan keluarga hari ini. Karena ini adalah tanggal merah, maka otomatis toko kami juga diliburkan. Karena libur, kami bangun agak siangan biar tidurnya bisa puas hehehe...kami semua baru bangun sekitar pukul 07.30, saat sinar matahari sudah mulai bersinar terang dan jalanan di depan toko sudah mulai ramai. Sekitar jam 10.00 WIB kami meluncur ke tempat favorit kami yaitu Gubug Makan Mang Engking yang terletak di daerah godean. Kami cukup lama disana, karena baru pulang sampai ke rumah sekitar pukul 14.00. Istirahat sebentar, dan jam 15.00 kami semua sudah harus siap-siap berangkat ke GBI Aletheia karena kebetulan saya dan istri mendapat tugas pelayanan bareng di choir gabungan antara group Semper Fi dan STTL 2. Namun tugas pelayanan hari ini agak sedikit "berat" karena selain mengiringi Worship Leader pada lagu praise and worship, kami juga secara spontan diminta khusus oleh Jeffry S. Tjandra untuk mengiringi beliau menyampaikan firman Tuhan dan diselingi bernyanyi di atas mimbar selama sekitar 45 menit tanpa mempelajari terlebih dahulu lagu yang hendak dibawakan.

Seiingat saya, Jeffry sempat membawakan sekitar 5 lagu dan bagi saya cukup "merepotkan" karena hampir semua lagu belum pernah saya dengar...OMG :(, padahal saya bertugas sebagai Choir Leader saat lagu-lagu tersebut dinyanyikan oleh Jeffry S. Tjandra. Suara dari Jeffry sangat merdu dan enak didengar, hanya sayangnya gaya beliau dalam membawakan lagu sekali lagi cukup "merepotkan" bagi teman-teman yang mengiringinya, termasuk juga pemain musik karena beliau mengeksplorasi kualitas vokal dengan sangat baik sehingga membuat ketukan nada sedikit diluar "standar" lagu aslinya. Tapi secara keseluruhan team Aletheia Worship tampil sangat baik di acara ini. Selesai ibadah, kami sempat berfoto-foto bersama, hanya sayangnya saya belum dapat fotonya dari teman-teman yang bertugas mengabadikannya, mungkin besok artikel ini akan saya up date dengan tambahan foto di bawah. Oke...sekian dulu, dah ngantuk nih :). Selamat Paskah ya....



 

Senin, 14 April 2014

Makna Paskah - Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tuhan Yesus di Kayu Salib Golgotha

Shalom sobat semua, sebentar lagi kita akan merayakan hari raya Paskah, hari dimana Tuhan Yesus yang turun kedunia untuk kita semua, menyerahkan nyawa-Nya dan mati diatas kayu salib Golgotha demi menebus semua dosa-dosa manusia. Saya ingin bercerita sedikit, saya lahir dan dibesarkan di dalam keluarga yang menganut agama Katholik, hanya saja sejak kecil saya tidak pernah mendapatkan pendidikan agama yang layak dari kedua orang tua saya. Waktu itu saya "beragama" Katholik dan bahkan telah menerima Sakramen Baptis, tapi hingga saya lulus kuliah dari Universitas Sanata Dharma, jujur saya katakan bahwa saya tidak mengerti tentang isi Alkitab, dan bahkan apa itu makna dari hari raya Paskah saja saya tidak tahu persis. Yang saya ketahui tentang Paskah hanyalah informasi bahwa itu adalah hari dimana Tuhan Yesus mati di kayu salib. Tapi makna dan tujuan dari kematian Yesus sendiri saya tidak tahu. Bahkan ketika di SMU dulu pernah ada teman yang berbeda keyakinan meledek saya karena mau ikut Yesus, padahal Yesus sendiri tidak bisa menyelamatkan nyawa-Nya dari hukuman mati di kayu salib. Dan saya hanya tertawa tanpa bisa berkata apa-apa, karena saya tidak bisa membantahnya dan dalam hati pun "membenarkan" apa yang dikatakan teman saya tersebut.

Namun puji Tuhan karena sejak saya mengenal pacar saya yang sekarang telah menjadi istri saya di akhir tahun 2003 yang lalu, singkat cerita akhirnya saya memutuskan untuk menjadi jemaat pada GBI Aletheia Yogyakarta yang digembalakan oleh Pendeta Ishak Sugiyanto. Naik turun pertumbuhan iman telah saya alami, berulang kali jatuh bangun dalam dosa pun sangat sering saya lakukan, tapi sekali lagi puji Tuhan kami bisa semakin bertumbuh dan mendapatkan banyak pengajaran tentang Firman Tuhan yang membuat iman kami semakin kuat dan kami semakin mengerti mengapa Yesus mau mengorbankan dirinya di kayu salib. Dia tidak dibunuh oleh tentara Roma, karena Dia adalah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi beserta dengan isinya, tetapi Dia dengan sukarela menyerahkan nyawa-Nya untuk menebus segala dosa kita semua. Dia rela tergantung diatas kayu salib agar kita semua bisa mendapatkan penebusan atas semua dosa-dosa kita dan dilayakkan untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Itu semua adalah anugerah yang luar biasa untuk seluruh umat manusia.

Pertanyaannya adalah : Mengapa Yesus mau menyerahkan nyawa-Nya? Padahal jika memang Dia adalah Tuhan, bukankah Dia tidak perlu harus turun tangan dengan cara seperti ini? bukankah Dia hanya cukup berfirman saja? Jawabannya adalah karena kita semua terlalu istimewa dan sangat berharga dimata-Nya. Di dalam Perjanjian Lama tertulis tanpa pertumpahan darah maka tidak ada pengampunan dosa, artinya bahwa untuk menebus dosa-dosa manusia dibutuhkan darah yang tertumpah/tercurah. Di dalam Perjanjian Lama, digunakan darah hewan, khususnya domba, untuk digunakan sebagai penebusan dosa seseorang. Coba sobat bayangkan, untuk menebus dosa satu orang saja dibutuhkan 1 (satu) ekor domba jantan yang tidak bercacat cela, bagaimana kalau yang harus ditebus jumlahnya milyaran? Untuk menebusnya dibutuhkan biaya yang sangat-sangat mahal, dan itu semua bisa ditebus hanya dengan Darah Yesus. Mengapa darah Yesus? karena darah Yesus bersih dari segala dosa. Dia adalah satu-satunya yang tidak berdosa, dan hanya dengan darah-Nya semua dosa manusia bisa disucikan sehingga kita semua layak untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Oleh karena itu janganlah pernah menyia-nyiakan pengorbanan Tuhan Yesus.

Kita semua telah ditebus dari cara hidup kita yang sia-sia, bukan dengan barang yang fana, bukan dengan perak ataupun emas, namun dengan darah yang mahal. Darah Yesus yang mampu memulihkan seluruh aspek dalam kehidupan kita, yang mampu menyucikan seluruh dosa-dosa kita. Kita sebagai manusia yang penuh dengan dosa telah disucikan oleh darah-Nya sehingga menjadi bersih kembali dan dilayakkan untuk menjadi bagian di dalam Kerajaan Sorga yang mulia. Amin

Selamat Paskah
Dedy Liem