Sebagai
orang kristen kita seringkali bersaksi tentang kebaikan dan pertolongan
Tuhan di dalam kehidupan kita, kita bisa bersaksi bahwa Tuhan telah menyelamatkan hidup kita dari bencana, bersaksi bahwa Tuhan memberkati kehidupan ekonomi kita, dan juga bersaksi tentang segala hal yang Tuhan perbuat dalam kehidupan kita. Kita bisa saja merangkai kata-kata yang
bagus dalam menyampaikan kesaksian kita, tapi tahukah kita bahwa sikap
hidup dan tindakan kita bisa lebih "berbicara" sebagai kesaksian tentang
kebaikan Tuhan dibandingkan dengan hanya sekedar untaian kata-kata yang
manis.
Tujuan dari sebuah kesaksian adalah menyatakan kebaikan atau pertolongan Tuhan dalam hidup kita kepada orang-orang di sekitar agar mereka yang mendengar, baik itu yang sudah percaya maupun yang belum mengenal Yesus bisa mengalami pertumbuhan iman dan percaya akan kuasa Tuhan yang masih terus terjadi pada masa sekarang ini. Namun yang terpenting dari sebuah kesaksian adalah "bukti nyata" yang tampak dalam kehidupan kita. Adalah aneh jika kita bersaksi bahwa hidup kita telah diselamatkan dan kita telah mengalami pemulihan, namun dalam kesehariannya hidup kita masih jauh dari kata benar. Orang-orang disekitar kita akan lebih percaya dengan "kondisi yang sesungguhnya terjadi" dibandingkan dengan kata-kata kesaksian kita yang begitu manis. Oleh karena itu, mari kita buat sikap hidup yang mencerminkan Roh Kudus tinggal di dalam hati kita, agar dunia tahu bahwa orang yang percaya kepada Yesus memiliki sikap hidup yang menjadi terang bagi sekitarnya.
Matius
5:16, "Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya
mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di
sorga."